Di era modern sekarang
ini teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia masa kini dimana
berperan sangat penting sebagai alat untuk membuat semua pekerjaan manusia
menjadi mudah. Demikian juga dengan teknologi bisnis, telah menjadi bagian yang
penting dalam rencana bisnis. Hampir semua bisnis, baik perusahaan besar maupun
perusahaan kecil telah menggunakan teknologi bisnis untuk mencapai keuntungan
dari bisnis yang mereka kelola di era globalisasi ini.
Salah satu contoh
teknologi dari komunikasi binsis adalah e-business, e-commerce dan e-banking.
Dengan hadirnya teknologi tersebut, para pelaku bisnis dapat dengan mudah
melakukan transaksi bisnis melalui internet sehingga dapat lebih menghemat
waktu serta biaya (pengeluaran). Hal ini sangat berkaitan erat dengan peranan
komunikasi dalam dunia bisnis.
1. Peranan Komunikasi dalam
Bisnis
Keberhasilan komunikasi di dalam suatu organisasi akan ditentukan
oleh kesamaan pemahaman antara-orang yang terlibat dalam kegiatan komunikasi.
Kesamaan pemahaman ini dipengaruhi oleh kejelasan pesan, cara penyampaian
pesan, perilaku komunikasi, dan situasi (tempat dan waktu) komunikasi.
Komunikasi organisasi biasanya menggunakan kombinasi cara berkomunikasi (lisan,
tertulis dan tayangan) yang memungkinkan terjadinya peyerapan informasi dengan
lebih mudah dan jelas.Secara empiris, pemahaman orang perihal sesuatu hal akan lebih mudah diserap dan dipahami jika sesuatu tersebut diperlihatkan dibanding hanya diperdengarkan atau dibacakan. Dan akan lebih baik lagi hasilnya jika sesuatu yang dikomunikasikan tersebut, selain diperlihatkan juga sekaligus dipraktikkan.
Hasil studi tentang perilaku bisnis di kalangan eksekutif menunjukkan fakta bahwa kemampuan berkomunikasi merupakan unsur pokok di antara berbagai faktor personal yang diperlukan untuk mempromosikan menejemen organisasi atau mengatasi konflik menejemen (Boove and Thill, 2002). Dengan kata lain, kemampuan berkomunikasi efektif sekaligus juga merupakan salah satu ciri mutu SDM karyawan. Istilahnya, komunikasi efektif dalam suatu organisasi dapat diumpamakan seperti darah dalam tubuh dan kunci kesuksesan.
Keberhasilan
komunikasi bisnis juga sangat ditentukan oleh adanya efektivitas dalam
komunikasi bisnis. Efektivitas komunikasi bisnis, seperti halnya jenis
komunikasi lainnya ditentukan beberapa hal :
- Persepsi
Komunikator
harus dapat memprediksi apakah pesan yang disampaikan dapat diterima komunikan.
- Keberhasilan Teknologi
Informasi dan Komunikasi
Salah satu
faktor keberhasilan komunikasi bisnis dalam penggunaan teknologi informasi dan
komunikasi yaitu adanya proses integrasi informasi menyangkut ketersediaan
komunikasi data yang tepat guna. Ini mencakup beberapa faktor antara lain,
pertama, cakupan (range) produk jasa komunikasi data yang dimiliki.
Dengan adanya hirarki, jenis, dan besar kecilnya manufaktur mempunyai perbedaan
karakteristik sistem informasi yang dibutuhkan sehingga diperlukan jenis
layanan komunikasi yang berbeda pula. Kedua, Coverage. Diperlukan
provider yang dapat menyediakan layanan di lokasi manapun mengingat lokasi
manufaktur yang menyebar dan terkadang di daerah yang terpencil (rural area).
Ketiga, unjuk kerja (performansi). Performansi yang tinggi merupakan
syarat utama agar komunikasi selalu dapat dilakukan. Keempat,Biaya.
Faktor biaya menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan agar
efisiensi tetap dapat ditingkatkan.
2.
Teknologi
Informasi Dalam Komunikasi Bisnis
Bidang
Teknologi Informasi memberi prospek pada bangsa Indonesia yang tengah dilanda
krisis ekonomi. Persaingan bisnis yang semakin ketat di era globalisasi ini
menuntut perusahaan untuk menyusun kembali strategi dan taktik bisnisnya. Jika
dilihat lebih mendalam, ternyata esensi dari persaingan terletak pada bagaimana
sebuah perusahaan dapat mengimplementasikan proses penciptaan produk dan atau
jasanya secara lebih murah, lebih baik, dan lebih cepat dibandingkan dengan
pesaing bisnisnya.
Saat ini penerapan teknologi informasi dan komunikasi
diperlukan dalam dunia bisnis sebagai alat bantu dalam upaya memenangkan
persaingan. Penerapan Teknologi Informasi yang dilakukan dikategorikan sebagai
berikut :
1. Aplikasi Teknologi Informasi yang menjadi landasan
dari berbagai aplikasi lain yang ada di dalam Perusahaan antara lain sistem
operasi, basis data, network management dan lain-lain.
2. Aplikasi yang sifatnya mendasar (utility) yaitu
aplikasi Teknologi Informasi yang dipergunakan untuk berbagai urusan utilisasi
sumber daya Perusahaan anatara lain sistem penggajian, sistem akuntansi &
keuangan dan lain-lain.
3. Aplikasi Teknologi Informasi yang sesuai dengan
kebutuhan spesifik perusahaan terutama yang berkaitan dengan proses penciptaan
produk/jasa yang ditawarkan.
Pemanfaatan Teknologi Informasi yang dilakukan dalam
menunjang kegiatan operasional perusahaan meliputi bidang-bidang sistem
informasi akuntansi dan keuangan, sistem informasi properti, sistem informasi
forwarding, sistem informasi pergudangan, sistem informasi sdm, sistem
informasi poliklini, aplikasi audit internal (pengawasan spi), sistem
persediaan atk/cetakan, sistem inventarisasi peralatan kantor, sistem
electronic data interchange (edi) untuk pengiriman dokumen, website dan
intranet, dan sebagainya.
3.
Keuntungan dan Manfaat Mengusai Teknologi Informasi
dalam Dunia Komunikasi Bisnis
Teknologi Informasi tidak hanya membawa
manfaat dalam organisasi,tetapi kepuasan pelanggan juga meningkat dengan
pelaksanaan Internet. Hari ini, pelanggan lebih berpengetahuan tentang kualitas
dan ketersediaan produk yang ada di pasar yang bersaing. Melalui penggunaan
internet dan perdagangan elektronik, konsumen dapat menemukan ribuan produk dan
mencari kualitas terbaik dan harga. Banyak perusahaan juga memiliki on-line
membantu, misalnya, jika Anda ingin membeli sebuah televisi on line dan
membutuhkan pertanyaan yang diajukan, Anda bisa cukup klik pada “on-line
membantu” icon dan seseorang akan segera membantu Anda. Sebelum IT
dilaksanakan, mengambil persediaan dan penjadwalan untuk bahan-bahan untuk
datang mengambil banyak pengambilan keputusan dan perencanaan. Sebuah
perusahaan tidak ingin memiliki kelebihan dari bahan baku ware-rumah mereka,
atau tidak cukup bahan. Waktu pendekatan persediaan membantu masalah itu dengan
menjadwalkan bahan-bahan untuk tiba di gudang kapan tepatnya diperlukan.
Salah satu yang paling menonjol perubahan yang terjadi
dalam lingkungan bisnis adalah pengenalan e-commerce. E-commerce menyediakan
kesempatan bagi organisasi menakjubkan untuk memperluas seluruh dunia pada
biaya kecil. E-commerce adalah hanya didefinisikan sebagai pembelian,
penjualan, dan bertukar produk, jasa, dan informasi melalui jaringan komputer,
terutama internet. Manfaat dan dampak e-commerce telah membawa tidak hanya
untuk organisasi, tetapi pelanggan dan masyarakat. Hari ini perusahaan kecil
sekarang memiliki kesempatan untuk bersaing dengan perusahaan besar, konsumen
toko dari rumah atau lokasi manapun 24 jam sehari, dan individu bekerja di
rumah, di mana membantu perekonomian dengan sedikit lalu lintas. Online
advertising telah meningkatkan keuntungan banyak organisasi secara
besar-besaran dengan memungkinkan perusahaan untuk mencapai jumlah konsumen
yang luas dengan harga lebih murah.
4.
Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam
Keputusan Bisnis
Teknologi
sistem informasi banyak dimanfaatkan bagi pengguna yang sangat berpengaruh
terhadap jalannya suatu organisasi atau dalam perusahaan. Teknologi sistem
informasi dalam organisasi bisnis menjadi penting artinya berkaitan dengan
ketepatan waktu dan kebenaran penyediaan informasi yang dibutuhkan pemakai.
Perkembangan sistem informasi tersebut perlu didukung banyak faktor yang
diharapkan dapat memberikan kesuksesan bagi sistem informasi itu sendiri yang
tercermin dari kepuasan user sebagai pengguna sistem informasi tersebut. Sistem
informasi tidak hanya sebagai alat pengolahan data melainkan digunakan untuk
mengetahui lebih cepat timbulnya permasalahan dalam organisasi.
Sistem
informasi adalah salah satu cara agar organisasi bisnis dapat memberikan
keunggulan kompetitif. Teknologi informasi merupakan sumber daya keempat
setelah sumber daya manusia, sumber daya uang, sumber daya mesin yang digunakan
untuk membentuk dan mengoperasikan perusahaan. Teknologi informasi dalam
organisasi akan membantu penyediaan informasi dalam pengambilan keputusan
seorang manajer dalam suatu perusahaan dengan cepat. Sistem informasi tersebut
digunakan untuk meningkatkan kinerja individual dalam organisasi bisnis yang
pastinya juga akan meningkatkan kerja organisasi. Teknologi sistem informasi
saat ini memainkan peranan penting dalam mendukung pengambilan keputusan oleh
manajemen dalam pengevaluasian. Dimana evaluasi tersebut berguna dalam membantu
tercapainya keberhasilan atas pengembangan sistem informasi.
Keberhasilan
suatu sistem informasi tergantung pada kemudahan dan pemanfaatan pemakai sistem
terhadap teknologi yang ada dalam sistem karena teknologi akan membantu
individu dalam menyelesaikan tugasnya. Suatu hal yang amat penting diperhatikan
oleh perilaku bisnis dalam merapkan teknologi informasi adalah sejauh mana
keberhsilan sistem tersebut membawa dampak positif dalam peningkatan kinerja
baik individual maupun organisasi secara keseluruhan.
Penerapan
teknologi informasi dalam sistem informasi perusahaan atau organisasi harus
dipertimbangkan dari sisi efisiensi dan keefektifan serta pemanfaatan dari
pemakaian teknologi informasi tersebut. Untuk mengukur seberapa besar manfaat
atau pengaruh teknoligi sistem informasi dalam suatu perusahaan atau organisasi
diperlukan suatu evaluasi untuk memberikan gambaran keberhasilan sistem itu sendiri.
Evaluasi yang dilakukan terhadap teknologi sistem informasi bermula dari
pemakai. Karena pemakai dapat berasumsi mengenai teknologi sistem informasi
yang dibutuhkan sesuai dengan kemampuan dan sesuai dengan kebutuhannya.
Teknologi informasi telah membawa perubahan mendasar
pada struktur, operasi dan manajemen organisasi. Penggunaan teknologi dalam
organisasi akan mendukung kegiatan untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi
biaya operasional, meningkatkan pengambilan keputusan, meningkatkan hubungan
terhadap konsumen atau pelanggan, serta mengembangkan aplikasi strategi baru.
Tidak jarang ditemukan teknologi yang diterapkan dalam sistem informasi sering
tidak tepat atau tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh pemakai sistem
sehingga penerapan sistem informasi kurnag memberikan manfaat dalam peningkatan
kinerja individual. Jika evaluasi pemakai atas teknologi cocok dengan kemampuan
dan tuntutan dalam tugas pemakai, maka akan memberikan dorongan pemakai untuk
memanfaatkan teknologi sistem informasi. Oleh sebab itu, evaluasi pemakai
digunakan sebagai tolak ukur untuk keberhasilan penggunaan dan kualitas jasa
sistem informasi yang dihubungkan dengan kecocokan tugas dan teknologi.
Sehingga dengan evaluasi pemakai mempunyai hubungan yang positif signifikan
terhadap peningkatan kinerja suatu organisasi bisnis.
Sumber
:
Name : Ahmad Al-Ghany Salman
Class : 3SA02
NPM : 10613395