Arti dan Tujuan Komunikasi
I.
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam
bermasyarakat kita tentunya saling berkomunikasi satu sama lain untuk menjalin
suatu hubungan. Hal ini disebabkan karena adanya komunikasi dimana kita akan
mengenal kepribadian baik visi dan misi dari masing-masing individu maupun
kelompok. Secara umum komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang
tentunya dapat dipahami oleh kedua belah pihak. Jika menggunakan bahasa verbal
tidak dimengerti, komunikasi dapat dilakukan dengan menggunakan gerakan badan ,
menunjukkan sikap tertentu, seperti tersenyum , menggelengkan kepala , dan
mengangkat bahu. Cara seperti itu disebut komunikasi nonverbal.
Dalam
berkomunikasi keberhasilan komunikator atau komunikan sangat ditentukan oleh
beberapa faktor yaitu : Cakap, Pengetahuan, Sikap, Sistem Sosial, Kondisi
lahiriah.
B. Rumusan Masalah
Adapun
masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikut yaitu:
1. Apa tujuan dari komunikasi ?
2. Apa jenis-jenis Komunikasi ?
3. Unsur-unsur apa saja yang terdapat pada komunikasi ?
II.
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN KOMUNIKASI
Kata atau istilah komunikasi
(dari bahasa Inggris “communication”),secara etimologis atau menurut asal
katanya adalah dari bahasa Latin communicatus, dan perkataan ini bersumber pada
kata communis Dalam kata communis ini memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi
milik bersama’ yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau
kesamaan makna.
Komunikasi secara terminologis
merujuk pada adanya proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada
orang lain. Jadi dalam pengertian ini yang terlibat dalam komunikasi adalah
manusia. Karena itu merujuk pada pengertian Ruben dan Steward(1998:16) mengenai
komunikasi manusia yaitu: Human communication is the process through which
individuals –in relationships, group, organizations and societies—respond to
and create messages to adapt to the environment and one another. Bahwa
komunikasi manusia adalah proses yang melibatkan individu-individu dalam suatu hubungan,
kelompok, organisasi dan masyarakat yang merespon dan menciptakan pesan untuk
beradaptasi dengan lingkungan satu sama lain.
B. JENIS-JENIS KOMUNIKASI
1. Komunikasi berdasarkan Penyampaian
Pada umumnya
setiap orang dapat berkomunikasi satu sama lain karena manusia tidak hanya
makhluk individu tetapi juga makhluk sosial yang selalu mempunyai kebutuhan
untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Namun tidak semua orang terampil
berkomunikasi, oleh sebab itu dibutuhkan beberapa cara dalam menyampaikan
informasi.
Berdasarkan cara penyampaian
informasi dapat dibedakan menjadi 2 ( dua ), yaitu :
a. Komunikasi verbal ( Lisan )
- Yang
terjadi secara langsung serta tidak dibatasi oleh jarak , dimana kedua
belah pihak dapat bertatap muka. Contohnya dialog dua orang.
- Yang
terjadi secara tidak langsung akibat dibatasi oleh jarak. contohnya
komunikasi lewat telepon.
b. Komunikasi nonverbal (
Tertulis )
- Naskah
, yang biasanya digunakan untuk menyampaikan kabar yang bersifat kompleks.
- Gambar
dan foto akibat tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata atau kalimat.
2. Komunikasi berdasarkan Perilaku
Komunikasi
bedasarkan perilaku dapat dibedakan menjadi :
- Komunikasi Formal , yaitu komunikasi yang
terjadi diantara organisasi atau perusahaan yang tata caranya sudah diatur
dalam struktur organisasinya. Contohnya seminar.
- Komunikasi Informal , yaitu komunikasi yang
terjadi pada sebuah organisasi atau perusahaan yang tidak ditentukan dalam
struktur organisasi serta tidak mendapat kesaksian resmi yang mungkin
tidak berpengaruh kepada kepentingan organisasi atau perusahaan. Contohnya
kabar burung , desas-desus, dan sebagainya.
- Komunikasi Nonformal , yaitu komunikasi yang
terjadi antara komunikasi yang bersifat formal dan informal , yaitu
komunikasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas pekerjaan organisasi
atau perusahaan dengan kegiatan yang bersifat pribadi anggota organisasi
atau perusahaan tersebut. Contohnya rapat mengenai ulang tahun perusahaan.
3. Komunikasi berdasarkan
Kelangsungannya
Berdasarkan
Kelangsungannya , komunikasi dapat dibedakan menjadi :
- Komunikasi Langsung , yaitu proses komunikasi
dilakukan secara langsung tanpa bantuan perantara orang ketiga ataupun
media komunikasi yang ada dan tidak dibatasi oleh adanya jarak.
- Komunikas Tidak Langsung , yaitu proses komunikasinya dilaksanakan
dengan bantuan pihak ketiga atau bantuan alat - alat media komunikasi.
4. Komunikasi Berdasarkan Maksud
Komunikasi
Berdasarkan
maksud komunikasi dapat dibedakan sebagai berikut :
a. Berpidato
b. Memberi
Ceramah
c. Wawancara
d. Memberi
Perintah alias Tugas
Dengan demikian jelas bahwa
inisiatif komunikator menjadi hal penentu , demikian pula kemampuan komunikator
yang memegang peranan kesuksesan proses komunikasinya.
5. Komunikasi Berdasarkan Ruang Lingkup
Berdasarkan
Ruang Lingkupnya , komunikasi dapat dibedakan sebagai berikut :
a.
Komunikasi Internal
Komunikasi
internal dapat dibedakan menjadi 3 ( tiga ) macam , yaitu :
- Komunikasi vertikal yang
terjadi di dalam bentuk komunikasi dari pemimpin kepada anggota , seperti
perintah , teguran , pujian , dan sebagainya.
- Komunikasi horizontal yang
terjadi di dalam ruang lingkup organisasi atau perusahaan diantara orang -
orang yang memiliki kedudukan sejajar .
- Komunikasi diagonal yang
terjadi di dalam ruang lingkup organisasi atau perusahaan diantara orang -
orang yang memiliki kedudukan berbeda pada posisi tidak sejalur vertikal.
b.
Komunikasi Eksternal
Komunikasi yang terjadi antara
organisasi atau perusahaan dengan pihak masyarakat yang ada diluar organisasi
atau perusahaan tersebut. Komunikasi eksternal dimaksudkan untuk memperoleh
pengertian , kepercayaan , bantuan dan kerjasama dengan masyarakat.
Komunikasi
dengan pihak luar bisa berbentuk :
- Eksposisi , pameran , promosi,
dan sebagainya.
- Konperensi pers.
- Siaran televisi , radio dan
sebagainya.
- Bakti sosial.
6. Komunikasi Bedasarkan Jumlah Yang
Berkomunikasi
Komunikasi
berdasarkan Jumlah yang berkomunikasi , dapat dibedakan menjadi :
- Komunikasi Perseorangan , yaitu komunikasi yang
terjadi dengan cara perseorangan atau individu antara pribadi dengan
pribadi mengenai persoalan yang bersifat pribadi juga.
- Komunikasi Kelompok , yaitu komunikasi yang
terjadi pada kelompok mengenai persoalan - persoalan yang menyangkut
kepentingan kelompok. Perbedaanya dengan komunikasi perseorangan yaitu
komunikasi ini lebih terbuka dibandingkan dengan komunikasi perseorangan.
7. Komunikasi Berdasarkan Peranan
Individu
Dalam komunikasi ini , peranan
individu sangat mempengaruhi kesuksesan proses komunikasinya. Berikut beberapa
macam komunikasi berdasarkan peranan individu, diantaranya :
- Komunikasi antar individu
dengan individu yang lain. Komunikasi ini terjadi secara nonformal maupun
informal , individu bertindak sebagai komunikator mampu mempengaruhi
individu yang lain.
- Komunikasi antar individu
dengan lingkungan yang lebih luas. Komunikasi ini terjadi karena individu yang
dimaksud memiliki kemampuan yang tinggi untuk mengadakan hubungan dengan
lingkungan yang lebih luas.
- Komunikasi antar individu
dengan dua kelompok atau lebih. Pada komunikasi ini individu berperan sebagai
perantara antara dua kelompok atau lebih, sehingga dituntut kemampuan yang
prima untuk menjadi penyelaras yang harmonis.
8. Komunikasi Berdasarkan Jaringan
Kerja
Didalam suatu organisasi atau
perusahaan , komunikasi akan terlaksana berdasarkan sistem yang ditetapkan
dalam jaringan kerja.
Komunikasi
berdasarkan jaringan kerja ini dapat dibedakan menjadi :
- Komunikasi jaringan kerja
rantai , yaitu
komunikasi terjadi menurut saluran hirarki organisasi dengan jaringan
komando sehingga mengikuti pola komunikasi formal.
- Komunikasi jaringan kerja
lingkaran , yaitu
komunikasi terjadi melalui saluran komunikasi yang berbentuk seperti pola
lingkaran.
- Komunikasi jaringan bintang , yaitu komunikasi terjadi
melalui satu sentral dan saluran yang dilewati lebih pendek.
9. Komunikasi Berdasarkan Ajaran
Informasi
Komunikasi
berdasarkan Ajaran Informasi dapat dibedakan menjadi :
- Komunikasi satu arah , yaitu komunikasi yang
berjalan satu pihak saja (one way Communication).
- Komunikasi dua arah , yaitu komunikasi yang
bersifat timbal balik (two ways communication).
- Komunikasi ke atas , yaitu komunikasi yang
terjadi dari bawahan terhadap atasan.
- Komunikasi ke bawah , yaitu komunikasi yang
terjadi dari atasan terhadap bawahan.
- Komunikasi kesamping , yaitu komunikasi yang
terjadi diantara orang yang mempunyai kedudukan sejajar.
III.
KESIMPULAN
Dalam kehidupan manusia komunikasi berperan
sebagai suatu hal yang vital karena komunikasi memiliki peranan penting dalam
kehidupan manusia, dimana manusia sendiri dikenal sebagai makhluk sosial.
Hampir setiap waktu manusia sebagai makhluk sosial selalu melakukan kegiatan
berkomunikasi, baik secara verbal ataupun non verbal dimana biasanya manusia
selalu mengharapkan suatu proses timbal balik yang positif dari lawan bicaranya
dari pada timbal balik atau respon yang negatif.
IV.
DAFTAR PUSTAKA
Nama: Ahmad Al-Ghany. S
Class : 3SA02
NPM : 10613395
Tidak ada komentar:
Posting Komentar